Assalamualaikum Wr Wb.
Sejarah Perjuangan Kemerdekaan di Lampung, sudah banyak dimuat dibuku buku maupun di beberapa Blog milik teman teman kita
Namun disini sudilah Tuan-tuan dan Nyonya membaca apa yang kami tulis dalam Blog ini.
Kami memberi Judul diatas tentang sosok salah seorang Pejuang Kemerdekaan R.I di Daerah Lampung.
Siapakah R.A.RAHMAN ?
R.A.RAHMAN
(Raden Abdurahman) adalah seorang putra kelahiran Palembang tahun 1900,
Beliau keturuan ke VI dari
SULTAN / SUSUHUNAN AHMAD NAJAMUDDIN ADI KUSUMO (memerintah di Negeri Palembang Darussalam dalam tahun 1756 -1780)
(Sultan Ahmad Najamudin ini adalah Kakek dari Sultan Mahmu Badaruddin II yang ada di mata uang RI pecahan 10.000)
R.A.Rahman dikenal sebagai pribadi yang tegas dan tak mudah dipengaruhi, raut wajahnya menggambarkan ia seorang yang teguh pada pendirian, serta luas dalam pengetahuan.
Dimasa Pendudukan JEPANG, Setiap anak Sekolah wajib menyanyikan lagu Kimigayo dan Umi yukaba serta mengangkat sumpah (dalam bahasa Jepang yang artinya "kita akan menjadi orang jepang yang baik"
R.A.Rahman mengahadap tuan Murakami (Kepala PDK saat itu) dan menyatakan tidak mungkin orang Indonesia menjadi orang Jepang, sehingga teks sumpah harus di rubah menjadi " Wareware....dst yang artinya Kita akan mendapat semangat Jepang yang baik"Usul ini diterima oleh Tuan Murakami.
Dikesempatan lain Tuan Murakami memanggil R.A.Rahman dan miminta Beliau untuk mengucapkan sumpah, tetapi diluar dugaan tuan Murakami, R.A.Rahman mengatakan dengan tegas "Saya tidak Hafal !
Pada saat kursus aplikasi guru guru seLampung bertempat di gedung Ex Pasturan pasir Gintung.
(Sekarang Sekolah Xavirius pasir gintung) telah terjadi pemukulan terhadap seorang guru bernama Soetan Goenung Toea
dikarenakan kurang sikap saat menghadap Tn.Murakami (kepala PDK),
disitu R.A.Rahman bangkit membela Guru dan mengingatkan Tn.Murakami,
jangan memukul guru, karena dendam guru akan turun kepada murid-muridnya.
Keesokan harinya R.A.Rahman melaporkan kejadian tersebut kepada Kenpetai (polisi Militer).
Laporan itu diterima dan ditindaklanjuti dengan baik.
Hal ini diketahui oleh Tn Murakami (kepala PDK) sehingga Tn.Murakami bersama anak buahnya mendatangi rumah R.A.Rahman di Lebak Budi dekat BUI/Penjara
Tn.Murakami berteriak dari tepi jalan memanggil manggil Tn.Abdurahman. Tidak lama R.A.Rahman yang memang saat itu sedang berada didalam rumah keluar, beliau membuka pintu dan berdiri didepan pintu rumah sembil bertolak pinggang.
Tn.Murakami mengatakan "Apa maksud Sensei mengadu ke KenPeiTai ? ,
dijawab oleh tuan R.A.Rahman "Saya tidak mengadu, Kenpeitai yang tanya apa betul Tn.Murakami memukul guru? tentu dengan jujur saya jawab betul begitu"
Alhasil dengan pertolongan Allah jugalah, Tn.Murakami dan anak buahnya tidak tergerak hatinya untuk melangkahkan kaki lebih mendekati pintu rumah R.A.Rahman. Tn.Murakami dan anak buahnya pulang meninggalkan rumah R.A.Rahman. tentu dengan rasa marah yang masih ada di hatinya.
PERJALANAN R.ABDURAHMAN (R.A.RAHMAN)
I. ZAMAN PENJAJAHAN
a. Beliau Sekolah Guru (Normaalschool)
di Padang Panjang, Beliau tamat tahun 1921, Semasa belajar itu R.A.RAHMAN terpilih menjadi Ketua Persatuan murid murid N.S. dan menjadi anggota pengurus Jong Sumatranen Bond.
Foto colloring
b Saat menjadi Guru,
R.A. Rahman bersama kawan kawan membentuk Persatuan Normaalschool (P.N.S) dan menjadi anggota Pengurus Besar P.N.S, Beliau dipercaya memegang cabang cabang di sumatra
Beliau juga menjadi Ketua Cabang P.G.H.B (Persatuan Guru Hindia Belanda) yang kemudian hari menjadi P.G.R.I
d. Beliau juga aktif sebagai Anggota Redactie/ untuk surat kabar :
* Neratja (Djakarta) * Tjahaya sumatra (Padang)
* Benih Merdeka (Medan) * Suara Umum (Surabaya)
* Teradjoe -Pertja Selatan = Bumi Melayu (Palembang)
e. R.A.Rahman Membantu anggota Volkaraad
(Sdr.Mochtar Perabu dan M.Thamrin) tentang keadaan keadaan nasib rakyat sumatra selatan
Dalam Tahun 1942 RA Rahman memboyong keluarganya yang semula dari Menggala pindah ke Tanjung Karang, menumpang dirumah teman sekolahnya saat waktu di Padang, Zainal Abidin. (di kampung Sawah)
Beberapa hari kemudian R.A.RAHMAN mengontrak rumah di daerah LUNGSIR dan Pindah lagi ke daerah ENGGAL (Rumah Bapak SALIM, orang Bengkulu)
Saat menjadi GURU KEPALA, RA RAHMAN menempati rumah dinas (WISMARIA = Sekarang lokasi Hotel RIA)
Suatu hari Tentara Jepang membawa mobil truk, dan mengangkut semua perabot dari dalam rumah R.A.RAHMAN (yang saat itu sedang bekerja) Rupanya rumah dinas itu akan dipakai oleh Jepang, Setelah disusul oleh anak laki lakinya (R.A.Marzuki) R.A.Rahman pulang kerumah, dan Jepang bertanya mau diantar Pindah kemana ?
Kepindahan yang mendadak pada hari itu (diusir Jepang) membuat R.A.Rahman dan keluarganyam bingung dan tiada pilihan terpaksa menumpang ke rumah Kemas DENAN (Orang Palembang, Pegawai ransum BUI/Penjara Tanjung Karang)
Rumah itu berada di daerah Lebak Budi, rumahnya sedikit panggung tidak jauh dari Penjara (BUI).
Kms Denan tidak punya anak, dan atas kemurahan hatinya Beliau mempersilahkan RA.Rahman tinggal dirumah itu, sementara Kms Denan dan Istrinya kembali kerumah Istri tua dikampung sawah.
II. ZAMAN REPUBLIK
a. Anggota Komite Nasional ,
a. Anggota Komite Nasional ,
R.A. RAHMAN aktif sebagai Anggota Komite Nasional, bertugas menampung bekas Romusha (mengurus pengiriman pulang ke jawa dan mencarikan pekerjaan-pkerjaan di lampung)
b.DEWAN PERTAHANAN DAERAH MILITER Lampung - Palembang
R.A.Rahman duduk sebagai Anggota Dewan Pertahanan Daerah Militer Lampung-Palembang.
c.DEWAN PEMERINTAHAN DARURAT Keresidenan Lampung,
R.A.RAHMAN berpangkat Pangkat Kapten Tituler, Pada masa Lampung di duduki Belanda (1949) Beliau bergerilya di daerah pedalaman (talang Padang, Pardasuka, dll) Beliau juga bertugas sebagai Bupati Perang
Tn. R.A. Rahman bersama Mr. Gele Harun di Makam Pahlawan Tanjung karang
Tn. R.A. Rahman bersama Mr. Gele Harun di Makam Pahlawan Tanjung karang
Pada 23 Agustus 1945, RA.Rahman memerintahkan mengibarkan bendera Merah Mutih di 3 tempat, Yaitu:
1. Gunung Kunyit di Teluk Betung
2. Gunung Hatta di Kedaton
3. Gunung Sulah di Kedaton
![]() |
| TUGU PELURU MAKAM PAHLAWAN TJ.KARANG |
e. Ketua cabang Muhammadiyah Tanjung Karang
f. Anggota Pengawas Pemutaran Filem Bioskop Tj.Karang-Tl.Betung
g. Wakil Ketua Panitia Pemilihan Umum Kab. Lampung Selatan
h. Kepala Inspeksi Pendidikan Masyarakat

Tn. R.A.Rahman (Abdurrahman) inilah yang memprakarsai pembangunan Sekolah agama Madrasah di jalan Imam Bonjol (samping Gg Laksana) Sukajawa yang dikemudian hari (setelah roboh) Sekolah Agama dipindah ke jalan M.TAMIN Bandar Lampung.
R.A.Rahman sejak tahun 1970 mengalami Struk (Lumpuh) dan tidak dapat beraktifitas lagi, hingga akhir hayatnya 1983. Beliau Wafat dalam usia 80 tahun di rumahnya jalan Imam Bonjol Gg. Delima Tanjung Karang Barat.
Sesuai keinginannya sebelum wafat, Beliau ingin dimakamkan disamping makam istrinya di Taman Pemakaman Umum Kelenong

Sesuai keinginannya sebelum wafat, Beliau ingin dimakamkan disamping makam istrinya di Taman Pemakaman Umum Kelenong

S E K I A N


















Alfatiha bagi almarhum...
BalasHapusSemoga amal ibadahnya menjadi penerang kubur dan ampunan dari Nya,aminnn
Amin
BalasHapusπππππ
BalasHapusSemoga Amal Ibadahnya diterima oleh ALLAH SWT dan ditempatkan di Surga Nya. Aaaaminnnnn
BalasHapus