Minggu, 06 Juli 2014

R.A.RAHMAN Pejuang Kemerdekaan RI di Lampung

PEJUANG KEMERDEKAAN RI  DI WILAYAH LAMPUNG

Assalamualaikum Wr Wb.

    Sejarah Perjuangan Kemerdekaan di Lampung, sudah banyak dimuat dibuku buku maupun di beberapa Blog milik teman teman kita

    Namun disini sudilah Tuan-tuan dan Nyonya membaca apa yang kami tulis dalam Blog ini.

    Kami memberi Judul diatas tentang sosok salah seorang Pejuang Kemerdekaan R.I di Daerah Lampung.


Siapakah  R.A.RAHMAN  ?


    R.A.RAHMAN 
(Raden Abdurahman) adalah seorang putra kelahiran Palembang tahun 1900,

    Beliau keturuan ke VI dari 
SULTAN / SUSUHUNAN AHMAD NAJAMUDDIN ADI KUSUMO (memerintah di Negeri Palembang Darussalam dalam tahun 1756 -1780)

(Sultan Ahmad Najamudin ini adalah Kakek dari Sultan Mahmu Badaruddin II yang ada di mata uang RI pecahan 10.000)

    R.A.Rahman dikenal sebagai pribadi yang tegas dan tak mudah dipengaruhi, raut wajahnya menggambarkan ia seorang yang teguh pada pendirian, serta luas dalam pengetahuan.

    Dimasa Pendudukan JEPANG, Setiap anak Sekolah wajib menyanyikan lagu Kimigayo dan Umi yukaba serta mengangkat sumpah (dalam bahasa Jepang yang artinya "kita akan menjadi orang jepang yang baik" 

    R.A.Rahman mengahadap tuan Murakami (Kepala PDK saat itu) dan menyatakan tidak mungkin orang Indonesia menjadi orang Jepang, sehingga teks sumpah harus di rubah  menjadi " Wareware....dst  yang artinya Kita akan mendapat semangat Jepang yang baik"Usul ini diterima oleh Tuan Murakami.

       Dikesempatan lain  Tuan Murakami memanggil R.A.Rahman dan miminta Beliau untuk mengucapkan sumpah, tetapi diluar dugaan tuan Murakami, R.A.Rahman mengatakan dengan tegas  "Saya tidak Hafal !

    Pada saat kursus aplikasi guru guru seLampung bertempat di gedung Ex Pasturan pasir Gintung.
(Sekarang Sekolah Xavirius pasir gintung) telah terjadi pemukulan terhadap seorang guru bernama Soetan Goenung Toea 
dikarenakan kurang sikap saat menghadap Tn.Murakami (kepala PDK), 

disitu  R.A.Rahman bangkit membela Guru dan mengingatkan Tn.Murakami,
jangan memukul guru, karena dendam guru akan turun kepada murid-muridnya.

    Keesokan harinya R.A.Rahman melaporkan kejadian tersebut kepada Kenpetai (polisi Militer).
Laporan itu diterima dan ditindaklanjuti dengan baik.

    Hal ini diketahui oleh Tn Murakami (kepala PDK) sehingga Tn.Murakami bersama anak buahnya mendatangi rumah R.A.Rahman di Lebak Budi dekat BUI/Penjara  

   Tn.Murakami berteriak dari tepi jalan memanggil manggil Tn.Abdurahman. Tidak lama R.A.Rahman yang memang saat itu sedang berada didalam rumah keluar, beliau membuka pintu dan berdiri didepan pintu rumah sembil bertolak pinggang.

Tn.Murakami mengatakan "Apa maksud Sensei mengadu ke KenPeiTai ? ,
dijawab oleh tuan R.A.Rahman    "Saya tidak mengadu, Kenpeitai yang tanya apa betul Tn.Murakami memukul guru? tentu dengan jujur saya jawab betul begitu"

    Alhasil dengan pertolongan Allah jugalah, Tn.Murakami dan anak buahnya tidak tergerak hatinya untuk melangkahkan kaki lebih mendekati pintu rumah R.A.Rahman. Tn.Murakami dan anak buahnya pulang meninggalkan rumah R.A.Rahman. tentu dengan rasa marah yang masih ada di hatinya.


PERJALANAN  R.ABDURAHMAN  (R.A.RAHMAN)

I. ZAMAN PENJAJAHAN
a. Beliau Sekolah Guru (Normaalschool)
di Padang Panjang, Beliau tamat tahun 1921, Semasa belajar itu R.A.RAHMAN terpilih menjadi Ketua Persatuan murid murid N.S. dan menjadi anggota pengurus Jong Sumatranen Bond.


Foto colloring














b Saat menjadi Guru
R.A. Rahman bersama kawan kawan membentuk Persatuan Normaalschool (P.N.S) dan menjadi anggota Pengurus Besar P.N.S,  Beliau dipercaya memegang cabang cabang di sumatra
Beliau juga menjadi Ketua Cabang P.G.H.B (Persatuan Guru Hindia Belanda) yang kemudian hari menjadi P.G.R.I



















c. R.A.RAHMAN mendirikan Sekolah Agama di Tanjung Raja Ogan Ilir  (mungkin yang sekarang berada di daerah Tanjung Raja, bolelah coba mencari sekolah yang di maksud, atau sudah rata pula dengan tanah)

d. Beliau juga aktif sebagai Anggota Redactie/ untuk surat kabar :
     * Neratja (Djakarta)                    * Tjahaya sumatra (Padang)
     * Benih Merdeka (Medan)          * Suara Umum (Surabaya)
     * Teradjoe -Pertja Selatan = Bumi Melayu (Palembang)

e. R.A.Rahman Membantu anggota Volkaraad
  (Sdr.Mochtar Perabu dan M.Thamrin) tentang keadaan keadaan nasib rakyat sumatra selatan

        Dalam Tahun 1942 RA Rahman memboyong keluarganya yang semula dari Menggala pindah ke Tanjung Karang, menumpang dirumah teman sekolahnya saat waktu di Padang, Zainal Abidin. (di kampung Sawah)
 
        Beberapa  hari kemudian R.A.RAHMAN mengontrak rumah di daerah LUNGSIR dan Pindah lagi ke daerah ENGGAL (Rumah Bapak SALIM, orang Bengkulu)

        Saat menjadi GURU KEPALA, RA RAHMAN menempati rumah dinas (WISMARIA = Sekarang lokasi Hotel RIA)

        Suatu hari Tentara Jepang membawa mobil truk, dan mengangkut semua perabot dari dalam rumah R.A.RAHMAN (yang saat itu sedang bekerja) Rupanya rumah dinas itu akan dipakai oleh Jepang, Setelah disusul oleh anak laki lakinya (R.A.Marzuki) R.A.Rahman pulang kerumah, dan Jepang bertanya mau diantar Pindah kemana ?

    Kepindahan yang mendadak pada hari itu  (diusir Jepang) membuat R.A.Rahman dan keluarganyam bingung dan tiada pilihan terpaksa menumpang ke rumah Kemas DENAN (Orang Palembang, Pegawai ransum BUI/Penjara  Tanjung Karang)

    Rumah itu berada di daerah Lebak Budi, rumahnya sedikit panggung tidak jauh dari Penjara (BUI).  
Kms Denan tidak punya  anak, dan atas kemurahan hatinya Beliau mempersilahkan RA.Rahman tinggal dirumah itu, sementara Kms Denan dan Istrinya kembali kerumah Istri tua dikampung sawah.















II. ZAMAN REPUBLIK

a. Anggota Komite Nasional
R.A. RAHMAN aktif sebagai Anggota Komite Nasional, bertugas menampung bekas Romusha (mengurus pengiriman pulang ke jawa dan mencarikan pekerjaan-pkerjaan di lampung)











b.DEWAN PERTAHANAN DAERAH MILITER  Lampung - Palembang
        R.A.Rahman duduk sebagai Anggota Dewan Pertahanan Daerah Militer Lampung-Palembang.

c.DEWAN PEMERINTAHAN DARURAT Keresidenan Lampung,  
        R.A.RAHMAN berpangkat Pangkat Kapten Tituler,  Pada masa Lampung di duduki Belanda (1949)  Beliau bergerilya di daerah pedalaman (talang Padang, Pardasuka, dll)  Beliau juga bertugas sebagai Bupati Perang





Tn. R.A. Rahman bersama Mr. Gele Harun di Makam Pahlawan Tanjung karang






        Pada 23 Agustus 1945, RA.Rahman memerintahkan mengibarkan bendera Merah Mutih di 3 tempat, Yaitu:
1. Gunung Kunyit di Teluk Betung
2. Gunung Hatta di Kedaton
3. Gunung Sulah di Kedaton


TUGU PELURU  MAKAM PAHLAWAN TJ.KARANG


d. Menjadi pengajar anggota TNI yang berijazah  S.R. untuk mencapai S.M.P ( surat angkatan D.P.P.K Terr.Sumsel)













e. Ketua cabang Muhammadiyah Tanjung Karang

f. Anggota Pengawas Pemutaran Filem Bioskop Tj.Karang-Tl.Betung

g. Wakil Ketua Panitia Pemilihan Umum Kab. Lampung Selatan

h. Kepala Inspeksi Pendidikan Masyarakat


















        
        Tn. R.A.Rahman (Abdurrahman) inilah  yang memprakarsai pembangunan Sekolah agama Madrasah di jalan Imam Bonjol (samping Gg Laksana) Sukajawa  yang dikemudian hari (setelah roboh) Sekolah Agama dipindah ke jalan M.TAMIN Bandar Lampung.














        R.A.Rahman sejak tahun 1970 mengalami Struk (Lumpuh) dan  tidak dapat beraktifitas lagi, hingga akhir hayatnya 1983. Beliau Wafat dalam usia 80 tahun di rumahnya jalan Imam Bonjol Gg. Delima Tanjung Karang Barat.

        Sesuai keinginannya sebelum wafat, Beliau ingin dimakamkan disamping makam istrinya di Taman Pemakaman Umum Kelenong  




S E K I A N

Sabtu, 05 Juli 2014

Romadhon "Kita" banyak Rezeki

Bismillahirrohmanirrohim,
Hamba bersandar pada Allah, semoga apa yang hamba tulis dari pengetahuan ini ialah benar adanya, jikalau salah semoga Allah SWT ampunkan hamba yang dhoif ini.

Saudara/i seiman seaqidah
Bulan Romadhon ialah bulan terbaik dari sebelas bulan lainnya, betapa tidak, amalan pahala di bulan Romadhon dilipat gandakan, bahkan tidurnya Orang berpuasa dibulan Romadhon inipun dinilai berpahala (tapi tentunya kita tidak tidur terussss, hahahha itu sih bukan berpahala, itu puasa malaz ya..)

Saudara/i seaqidah
Umat islam begitu kaya ya... kekayaan itu sangat jelas terlihat di bulan romadhon ini,
Coba tanyalah pada Ibu Ibu dirumah? besar mana belanja harian dibulan romadhon atau dibulan lain?
tentunya dengan jujur ibu ibu akan menjawab lebih besar dibulan romadhon,  Nah itu artinya kempuan belanja rumah tinggi. Pemasukan para pedagang juga lebih besar bukan begitu ?

Belum lagi hampir setiap malam masjid mengeluarkan dana Infaq untuk Penceramah jelang sholat Tarawih tidak kurang Rp.150.000,- perpenceramah  (Seperti di Masjid dekat rumahku )
artinya dalam sebulan yang 30 malam itu  x Rp.150.000 = Rp. 4.500.000,- Buat seoarang Ustadz.
Andai ada 15 masjid/Musholah saja dalam setiap satu kecamatan . berarti dalam satu bulan Romadhon pergerakan uang =  sebulan 4.500.000 x 15 masjid/musholah = Rp.67.500.000,-  per kecamatan....  Wahhhhh fantastis ya.(selama satu bulan Romadhon ini)  Ramadhon penuh barokah.
dan ini menunjukkan sesungguhnya Umat Islam kaya....

Dan aku berkhayal....., Andai dari setiap ustad yang ceramah dalam satu bulan Romadhon dapat Rp.4.500.000,- (yang dapat loh...yang gak dapat ya gak.) sebagiannya saja (Rp.2.250.000) diberikan untuk tetangganya/lingkungannya yang fakir miskin,  tentu akan terasa lagi manfaat dari salah satu Indahnya Romadhon....
Dan saya percaya Ustadz kita seperti itu... Inshaa Allah...


Jumat, 04 Juli 2014

SHOLAT

SHOLAT

Assalamualaikum Wr Wb
Salam sejahtera bagimu wahai saudara/i seiman dan seaqidah

Jagalah sholat,
Sesungguhnya nya Pertanyaan pertama di yaumil akhir adalah Sholat
Sesungguhnya Sholat  menjadikan kita terhindar dari berbuat keji dan munkar?

Seorang ulama pernah berkata
Apakah engkau ingin tahu apakah sholatmu benar?
Lihatlah siapa yang masih berbuat munkar, maka sholatnya tidak benar
Yang tetap memakan harta haram, maka sholatnya tidak benar
Yang masih menerima sogokan, maka yakinlah sholatnya tidak benar


Adapun akhlaqnya yang baik, terpuji, maka ketahuilah dialah yang sholatnya benar
semoga ini sebagai tausiyah bagiku dan bagimu,saudara/i ku...aminnn